MEMBEDAKAN KOPI LUWAK ASLI (Bagian 3)

MEMBEDAKAN KOPI LUWAK ASLI (Bagian 3)

Cara Membedakan Kopi Luwak Asli Dengan Kopi Luwak Palsu Bagian 3

Membedakan Kopi Luwak  Asli, Membedakan Ciri Kopi Luwak Asli, kopi bubuk

Membedakan Kopi Luwak Asli Dari Bentuk Kopi Bubuk

Membedakan kopi luwak asli dari bentuk kopi bubuk memang tidaklah mudah, lebih sulit jika dilihat dengan kasat mata. Sebelumnya saya sudah pernah bahas dua cara membedakan kopi luwak yaitu dari biji hijau (green bean) dan biji sangrai (roasted bean)

Lalu bagaimana cara agar bisa membedakan antara ciri kopi luwak asli dengan ciri kopi luwak palsu (kopi non luwak)?

Jujur saja ini sulit untuk saya jawab, coba perhatikan saat menyeduh kopi luwak bubuk dan kopi non luwak yang sama-sama dalam keadaan fresh maka, sama-sama memiliki busa (minyak kopi).

Tapi coba cium aroma kopinya, maka kopi biasa yang bukan kopi luwak lebih cendrung ber-aroma asam. Sedangkan pada kopi luwak asli, aroma asamnya tidak tercium (tidak mendominasi) melainkan aroma kopi yang fresh.

Cicipi dan rasakan perubahan dimulut, body kopi lebih full juga after taste kopi luwak asli lebih lama menempel dirongga mulut, besar kemungkinan disebabkan oleh hasil fermentasi dalam perut luwak (musang) yang mengandung lemak.

Berbeda dengan kopi non luwak, jika digambarkan dalam bentuk grafik akan menunjukkan garis datar.

Dengan penyajian kopi luwak yang benar kita bisa mendapatkan perbedaan dari kopi eksotik Indonesia ini, jangan lupa saat menyeduh kopi luwak lakukan dengan pre-infusion.

Hal yang sama saya jumpai setiap melakukan eksperimen kopi menggunakan kopi luwak Amstirdam, selain memiliki aroma yang khas juga citarasa yang berbeda, Amstirdam memiliki body yang full meski disajikan dalam bentuk selain kopi tubruk, berbeda dari kopi biasa yang sering saya minum, cendrung lebih ringan dan memiliki rasa yang datar.

Dan satu hal lagi kelebihan dari kopi luwak Amstirdam yaitu, selalu disangrai saat kita pesan, jadi dijamin akan selalu fresh sampai ditangan.

Selamat Mencoba!

Leave a Reply

Back to Top