Selamat sore, dalam Tips Usaha yang ke 13 sore ini, kami ingin mengajak Anda untuk membagi pengalaman kami dalam focussing on what’s working.

Dalam mengembangkan Amstirdam, kami beberapa kali, atau bahkan bisa dikata sering dan berani untuk moncoba beberapa hal baru baik itu di produksi, memperkenalkan produk baru, marketing ataupun rotasi staff internal. Hal ini ditujukan untuk dapat memperoleh data dan respon yang benar dari customer luar ataupun customer internal kami. Apabila respon itu positif dan secara internal bisa dibuat dan profitable kami akan lanjutkan ke skala yang lebih besar dan apabila respon itu positif maupun negatif tapi secara internal tidak bisa efisien ataupun dibuat efisien dengan bantuan mesin atau yang lainnya, maka kami akan stop.

Sebagai contoh, sekitar 3 tahun yang lalu kami memperkenalkan produk kopi malang dalam bentuk sachet dan kemasannya dapat di custom printed (kalau di google mungkin masih ada beberapa foto produk tersebut). Respon pasar cukup positif, bahkan kami mendapatkan beberapa orderan besar dari beberapa hotel di dalam maupun luar kota, namun proses produksi kami sewaktu itu belum bisa maksimal dan efisien sehingga secara profit kurang bisa sustainable. Akhirnya kami putuskan untuk tidak melanjutkan project tersebut dan focus di beberapa produk yang profitable dan feasible untuk kami.

Ada contoh lagi ketika kami memperkenalkan varian kopi sejuk di cafe kami. Secara produk, proses dan profitability produk itu mendapatkan respon yang positif di para pelanggan kami dan akhirnya diputuskan untuk memasukkan produk ini kedalam menu tetap kami.

Jadi boleh dikata menjalankan usaha itu seperti menahkodai sebuah perahu. Kita ingin jalan dari point A ke point B, dan perjalanan itu tidak akan langsung lurus tapi harus berbelok dan adalah tugas seorang nahkoda (i.e. team didalam perusahaan) untuk merubah koordinat perjalanan ke point yang benar secara perlahan.

Anyway terus mencoba, jangan pernah menyerah :)